Jumat, 11 April 2025

Berbicara dengan Sepi

Puisi Berbicara dengan Sepi Yoss Prabu Jarak ini bukan sekadar garis di peta Ia adalah daratan yang mendesah rindu Gunung-gunung pun membisu memeluk sunyi Dan awanlah yang merangkai nama kita Di langit yang menghampar abu-abu Kau di sana, aku di sini Langit yang kita pandang sama Namun tak pernah bisa kugenggam tanganmu Hanya bayangan yang menjelma pelukan Semu Malam-malam panjang berbicara dengan sepi Waktu menggulung detik-detik Menjadi rindu yang tak kunjung mati Hanya suara di layar monitor Dan kata-kata yang bergetar Melintasi ribuan kilometer jarak Namun cinta kita bukanlah permainan jarak Ia kuat seperti ombak yang menghantam karang Ia gigih seperti burung yang mengarungi musim Dan ia abadi Seperti bulan Yang tak pernah lupa menyinari malam Aku kirimkan puisi ini melintasi jarak Sebuah doa yang tak lelah berjalan Sebuah harapan yang mengaitkan hatiku dan hatimu Di atas segala batas dan sekat waktu Ketahuilah, kasih Walau jarak memisahkan tubuh kita Rindu ini akan selalu menemukan jalannya Melintasi berbagai dataran Hingga suatu saat kita bertemu Dalam pelukan yang menisbikan dunia Jakarta, 10 April 2025.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berikan komentar. Berupa saran, kesan dan kritik membangun.

Reshuffle: Operasi Plastik Kabinet yang Gagal

  Hanya ilistrasi. (Gambar: AI).  Kalau reshuffle hanya sekadar memindahkan kursi tanpa mengubah watak, ya sama aja seperti ganti sprei di k...