Di Selasar kita bisa berdiskusi. Ramai-ramai atau sendiri. Boleh. Sambil minum kopi, merenung atau hanya sekedar berimajinasi, juga boleh. Atau sambil bermimpi dan masturbasi. Pun boleh-boleh saja. Terserah! Silakan saja. Suka-suka.
Jumat, 09 Mei 2025
Puisi Pagi yang Tak Semestinya
Hanya ilustrasi. (Gambar: AI).
Puisi
Puisi Pagi yang Tak Semestinya
Oleh: Yoss Prabu
Puisi hari ini
Ditulis dari luka yang disembunyikan
Tawa yang direkayasa
Dan cinta yang mungkin tak kuakui
Untuk yang menulis agar tak runtuh
Aku bangun pagi
Bukan karena matahari
Tapi karena mimpi semalam
Menyerah di tengah kalimat
Kopi ini pahit
Tapi tidak sepahit diam yang kau tulis
Di pesan yang tak pernah kau kirim
Katamu, menulis itu terapi
Maka kutulis namamu
Berulang-ulang
Sampai luka di dadaku menyerupai puisi
Yang terlalu jujur untuk dimuat di media mana pun
Aku ingin sembuh
Tapi kata-kata ini terlalu nyaman menjadi luka
Terlalu puitis untuk dilupakan
Terlalu pribadi untuk dibaca orang lain
Terlalu untuk bisa kuakhiri
Kertas ini saksi
Betapa rinduku lebih fasih dari logika
Aku menulis bukan untuk dikenang
Tapi agar aku tidak pecah
Di tengah tawa orang-orang yang tak mengerti
Kenapa seseorang bisa jatuh cinta
Pada seseorang yang sudah pergi
Dan pagi ini
Aku belajar menerima
Bahwa tidak semua tulisan butuh pembaca
Tidak semua cinta butuh balasan
Dan tidak semua luka butuh kesembuhan
Beberapa cukup ditulis
Lalu tinggal dan dibiarkan
Di antara bait dan jeda
*
Jakarta, 08 Mei 2025
Yoss Prabu
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Reshuffle: Operasi Plastik Kabinet yang Gagal
Hanya ilistrasi. (Gambar: AI). Kalau reshuffle hanya sekadar memindahkan kursi tanpa mengubah watak, ya sama aja seperti ganti sprei di k...
-
Selamat Pagi Kusibak kabut yang menggantung. Kutatap pagi yang redup. Lembapnya terasa segar di sela rintik yang malu-malu. ...
-
Tulisan ini saya buat ketika saya menjadi anggota dari sebuah grup WA yang admin-nya secara kurang ajar mendaulat saya untuk menjadi narasum...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan berikan komentar. Berupa saran, kesan dan kritik membangun.