Di Selasar kita bisa berdiskusi. Ramai-ramai atau sendiri. Boleh. Sambil minum kopi, merenung atau hanya sekedar berimajinasi, juga boleh. Atau sambil bermimpi dan masturbasi. Pun boleh-boleh saja. Terserah! Silakan saja. Suka-suka.
Kamis, 27 Maret 2025
Menggonggong terhadap Kekacauan Dunia
Anjing nenggonggong. (Gambar: AI).
Menggonggong terhadap Kekacauan Dunia
Yoss Prabu
Di sebuah sudut kota yang terlupakan, hiduplah seekor anjing tua yang kurus dan sakit-sakitan. Namun, meskipun tubuhnya lemah, semangatnya untuk menggonggong terhadap kekacauan dunia tidak pernah berkurang.
Setiap hari, anjing tua itu akan menggonggong dengan keras, seolah-olah ingin mengingatkan dunia tentang keberengsekan dan ketidakadilan yang terjadi di sekitarnya. Ia menggonggong terhadap korupsi, terhadap penindasan, terhadap ketidakadilan sosial, dan terhadap semua bentuk kekacauan yang terjadi di dunia.
Namun, anjing tua itu tidak hanya menggonggong. Ia juga memiliki humor yang tajam dan sarkasme yang menusuk. Ia akan menggonggong dengan nada yang berbeda-beda, tergantung pada jenis kekacauan yang sedang terjadi.
Misalnya, ketika ia melihat seorang pejabat korup yang sedang melangkah di jalan, anjing tua itu akan menggonggong dengan nada yang tinggi dan keras, seolah-olah ingin mengatakan, "Hei, kamu! Kamu yang korup itu! Kamu harus malu!"
Atau, ketika ia melihat seorang polisi yang sedang menindas seorang warga sipil, anjing tua itu akan menggonggong dengan nada yang rendah dan berat, seolah-olah ingin mengatakan, "Apa yang kamu lakukan itu tidak benar. Kamu harus mempertanggungjawabkan tindakanmu!"
Anjing tua itu juga memiliki pilosofi yang mendalam tentang kehidupan. Ia percaya bahwa kehidupan adalah sebuah perjuangan yang tidak pernah berakhir, dan bahwa kita harus selalu siap untuk menghadapi tantangan-tantangan yang datang.
Ia juga percaya bahwa kita harus selalu berani untuk menggonggong terhadap kekacauan dan ketidakadilan, meskipun itu berarti kita harus menghadapi risiko-risiko yang tidak diinginkan.
Dalam kata-katanya yang terkenal, anjing tua itu pernah mengatakan, "Kehidupan adalah sebuah perjuangan yang tidak pernah berakhir. Kita harus selalu siap untuk menghadapi tantangan-tantangan yang datang, dan kita harus selalu berani untuk menggonggong terhadap kekacauan dan ketidakadilan."
Anjing tua itu juga memiliki makna yang mendalam tentang kehidupan. Ia percaya bahwa kehidupan adalah sebuah anugerah yang harus dihargai dan dihormati, dan bahwa kita harus selalu berusaha untuk membuat kehidupan ini menjadi lebih baik.
Ia juga percaya bahwa kita harus selalu mengingat bahwa kita tidak sendirian di dunia ini, dan bahwa kita harus selalu berusaha untuk membantu orang lain yang membutuhkan.
Dalam kata-katanya yang terkenal, anjing tua itu pernah mengatakan, "Kehidupan adalah sebuah anugerah yang harus dihargai dan dihormati. Kita harus selalu berusaha untuk membuat kehidupan ini menjadi lebih baik, dan kita harus selalu mengingat bahwa kita tidak sendirian di dunia ini."
Dan begitulah, anjing tua itu terus menggonggong terhadap kekacauan dan ketidakadilan yang terjadi di dunia. Ia terus berjuang untuk membuat kehidupan ini menjadi lebih baik, dan ia terus mengingatkan kita semua tentang pentingnya keberanian, keadilan, dan kepedulian terhadap orang lain.
Dan meskipun tubuhnya lemah dan sakit-sakitan, semangatnya untuk menggonggong terhadap kekacauan dan ketidakadilan tidak pernah berkurang. Ia terus menjadi simbol keberanian dan keadilan, dan ia terus menginspirasi kita semua untuk menjadi lebih baik.
*
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Reshuffle: Operasi Plastik Kabinet yang Gagal
Hanya ilistrasi. (Gambar: AI). Kalau reshuffle hanya sekadar memindahkan kursi tanpa mengubah watak, ya sama aja seperti ganti sprei di k...
-
Selamat Pagi Kusibak kabut yang menggantung. Kutatap pagi yang redup. Lembapnya terasa segar di sela rintik yang malu-malu. ...
-
Tulisan ini saya buat ketika saya menjadi anggota dari sebuah grup WA yang admin-nya secara kurang ajar mendaulat saya untuk menjadi narasum...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan berikan komentar. Berupa saran, kesan dan kritik membangun.