Di Selasar kita bisa berdiskusi. Ramai-ramai atau sendiri. Boleh. Sambil minum kopi, merenung atau hanya sekedar berimajinasi, juga boleh. Atau sambil bermimpi dan masturbasi. Pun boleh-boleh saja. Terserah! Silakan saja. Suka-suka.
Jumat, 25 April 2025
Rindu yang Kesasar
Puisi
Rindu yang Kesasar
Yoss Prabu
Aku menuliskan namamu di udara
dengan asap mi instan tengah malam
Karena katanya cinta sejati itu butuh rasa lapar
dan sedikit MSG
biar logika bisa istirahat
Kau tahu
aku selalu curiga bahwa semesta ini tidak waras
Ia membuatmu hadir
lalu memberi jarak
Apakah cinta memang harus sekompleks naskah novel
atau sesimpel hurufyang yang bikin semua makna berubah
Seperti waktu kau bilang, “Aku sayang kamu.”
Lalu cepat-cepat tambah, “Sebagai teman.”
Sial.
Tapi aku tetap menunggumu
seperti burung gereja menanti matahari
Padahal tahu besok mungkin hujan
Karena hatiku ini, sungguhsebuah taman yang malas disiram
Tapi langsung mekar waktu kau senyum
Seorang Filosof pernah bilang,
eksistensi mendahului esensi
Aku bilang,
chat darimu mendahului segala eksistensi logis
Termasuk janji olahraga
dan diet
Jadi, jika suatu hari kau merasa
seperti pasartradisional, dingin, jauh, dan tidak dianggap pasar
Ingatlah, aku di sini
Menyusun puisi konyol
Demi satu tawa darimu
Dan secuil harapan
Bahwa kita kelak akan tertawa bersama
Di antara bintang-bintang,
warteg dan penjual gorengan
Jakarta, 25 April 2025
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Bab baru: Kehilangan potongan kecil dalam hidup.
Bab baru: Kehilangan potongan-potongan kecil dalam hidup. 2026 ini serba berat. hilang perasaan, hilang setengah pemikiran, hilang jati dan ...
-
Selamat Pagi Kusibak kabut yang menggantung. Kutatap pagi yang redup. Lembapnya terasa segar di sela rintik yang malu-malu. ...
-
Jalanan sebagai orangtua haramnya juga telah mengendapkan ampas-ampas kerinduan untuk sebuah impian masa depan. Itong nyaris t...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan berikan komentar. Berupa saran, kesan dan kritik membangun.